Laman

Showing posts with label ProposaL. Show all posts
Showing posts with label ProposaL. Show all posts

Wednesday, May 16, 2012

Sistem Pendataan Peralatan dan Barang Serta Absensi Mahasiswa


PROPOSAL TUGAS AKHIR

Sistem Pendataan Peralatan dan Barang Serta Absensi Mahasiswa 
Di Laboratorium Teknik Kimia Fakultas Teknik

 
Disusun Oleh :
AK-9
02030300 - -

 

KONSENTRASI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2005


HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL TUGAS AKHIR


Proposal Tugas Akhir  dengan judul “Sistem Pendataan Peralatan dan Barang Serta Absensi Mahasiswa Di Laboratorium Teknik Kimia Fakultas Teknik”, telah disahkan  pada:


Hari/tanggal    :
Tempat            : Kampus I Fakultas Teknik
Universitas Muhammadiyah Purwokerto




Purwokerto, Oktober 2005
 
A.    JUDUL
Sistem Pendataan Peralatan dan Barang Serta Absensi Mahasiswa Di Laboratorium Teknik Kimia Fakultas Teknik

B.     PENDAHULUAN
Laboratorium merupakan tempat dimana mahasiswa melakukan praktikum sesuai denagan jurusan yang diambilnya. Di laboratorium teknik kimia juga demikian, dimana mahasiswa teknik kimia melakukan praktikum berbagai macam hal yang berhubungan dengan program studi yang mereka ambil.
Jika dilihat dari keadaan laboratorium teknik kimia, masih ada sedikit hal yang sekiranya perlu  dibenahi lagi, terutama yang berhibungan dengan data keadaan peralatan dan barang serta absensi mahasiswa itu sendiri yang melakukan praktikum laboratorium teknik.
Yang pertama adalah data peralatan dan barang yang ada di laboratorium teknik kimia. Pendataan peralatan dan barang yang ada di laboratorium teknik kimia masih dilakukan secara manual dan belum semuanya terkoordinasi dengan baik. Semua data masih dicatat dalam sebuah buku yang memiliki banyak sekali resiko, diantaranya resiko yang paling besar adalah resiko hilangnya catatan itu sendiri. Selain itu pendataan secara manual juga merupakan cara yang tidak efektif dan tidak efisien karena pada saat sekarang ini pekerjaan seperti itu sudah dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan komputer yang mampu mempermudah pekerjaan tersebut. Disamping itu proses absensi mahasiswa yang melakukan praktek juga perlu diperbaiki. Hal yang paling sering terjadi adalah kebiasaan ‘titip absen’ yang biasa dilakukan mahasiswa mengabsenkan untuk teman yang tidak berangkat. Hal tersebut mungkin masih bisa dicegah jika kegiatan presensi dilakukan secara baik dan terkontrol, dengan cara menggunakan sebuah software yang dapat membantu kegiatan absensi tersebut.
Dengan melihat kondisi diatas maka dengan ini diajukan proposal Tugas Akhir dengan judul Sistem Pendataan Peralatan dan Barang Serta Absensi Praktek Mahasiswa Di Laboratorium Teknik Kimia Fakultas Teknik.

C.    ALASAN PEMILIHAN TEMPAT TUGAS AKHIR
Laboratorium teknik kimia  merupakan tempat dimana para mahasiswa mengadakan eksperiment terhadap sesuatu sesuai dengan mata kuliah yang diambil. Di laboratorium itu sendiri tentunya membutuhkan suatu pengaturan agar lebih mempermudah dalam melakukan pendataan terhadap aset dan seluruh kegiatan yang berlangsung serta absensi mahasiswa yang melakukan praktek di tempat tersebut. Oleh karena itu disini penulis ingin menyampaikan alas an pemilihan tempat Tugas Akhir, yaitu:
1.       Laboratorium teknik kimia mempunyai banyak data yang memerlukan pengkoordinasian yang baik sehingga memerlukan suatu program aplikasi yang dapat membantu system pendataan dalam laboratorium tersebut.
2.       Proses absensi mahasiswa yang melakukan praktikum masih dilakukan secara manual. Dengan menggunakan program aplikasi diharapkan lebih mempermudah dan dapat menghindari dari praktek “titip absent”.
3.       Di laboratorium teknik kimia masih banyak data yang belum terdata dengan baik.

D.    TUJUAN TUGAS AKHIR
Mengacu pada kurikulum akademi, khususnya pada Program Studi Teknik Elektro Konsentrasi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto tujuan kegiatan Tugas Akhir adalah :
1.      Memenuhi kewajiban melaksanakan mata kuliah Tugas Akhir yaitu memenuhi persyaratan kurikulum yang ada pada perguruan tinggi kami.
2.      Mencari dan mengolah data sebagai bahan yang kami perlukan dalam penulisan Tugas Akhir ini.
3.   Menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang Teknik Informatika dalam penerapannya di lapangan.
4.    Mempersiapkan dan mngkondisikan diri sebagai seorang pekerja yang nantinya diharapkan bisa melaksanakan tugas dengan baik apabila telah terjun di dunia kerja.
5.    Mencoba mengukur seberapa jauh kemampuan penulis dalam membuat program aplikasi sesuai dengan perkuliahan yang telah ditempuh.
6.      Membantu mempermudah pihak laboratorium dalam hal mengolah data dan absensi mahassiwa.

E.     METODE DAN PELAKSANAAN TUGAS AKHIR
Dalam melaksanakan Tugas Akhir ini, penulis menggunakan dua macam metode, yaitu metode observasi atau pengamatan dan metode  interview atau wawancara serta metode studi kepustakaan.
1.       Metode Observasi atau Pengamatan
Dalam hal ini penulis langsung terjun kedalam laborotorium teknik kimia untuk melakukan pengamatan terhadap data yang ada dan kira kira apa saja yang dibutuhkan nantinya di dalam program.
2.       Metode Interview atau Wawancara
Disini penulis melakukan wawancara langsung dengan pengelola laboratorium laboratorium teknik kimia. Dalam hal ini penulis ingin mengetahui secara langsung keadaan laboratoruim, keadaan data, kebutuhan akan bantuan program aplikasi dan sebagainya. Selain itu penulis juga menjelaskan apa saja yang nantinya akan dibutuhkan dan dilakukan oleh penulis dalam melakukan Tugas Akhir tersebut.
3.       Metode Studi Kepustakaan
Yaitu aktivitas mempelajari keterangan atau teori-teori yang berhubungan dengan data yang akan diolah. Disini penulis mencari panduan dalam buku bagaimana cara membuat program aplikasi yang baik yang nantinya dapat digunakan dengan baik dan mempunyai nilai jual yang tinggi kelak dipasaran software.
 4.       Desain Software
Desain software nantinya akan dibuat dengan mengacu pada data yang ada di laboratorium teknik kimia. Jadi dalam hal ini penulis belum bisa mendesain software Tugas Akhir dalam  proposal Tugas Akhir ini. Jadi sekali lagi desain sorware akan menyesuaikan data keadaan peralatan dan barang yang ada di laboratorium. Yang jelas sotware ini nantinya adalah software yang berjalan under windows (berjalan diatas system operasi windows) yang mempunyai bentuk visual seperti layaknya program-program aplikasi lain yang berjalan diatas windows. Sebagai gambaran adalah nantinya program ini akan berisi:
a.       Master, yang meliputi:
1)            Data peralatan
2)            Data barang
3)            Data penunjang
b.      Data keadaan peralatan dan barang
c.       Data absensi mahasiswa yang melakukan praktikum
d.      Laporan-laporan
e.       Profil-profil
Dan sebagai contoh bentuk visualisasi program yang akan penulis kerjakan adalah sebagai berikut:


Pelaksanaan Tugas Akhir
Tugas Akhir yang nantinya akan penulis laksanakan adalah dengan cara sebagai berikut.
Yang pertama, penulis mencari sumber data di laboratorium yang nantinya akan diolah. Setelah data didapat dengan lengkap maka Tugas Akhir siap dilakukan.
Kedua, dengan melihat kondisi data yang ada dan mengacu pada ilmu yang didapat dalam perkuliahan , penulis mulai menyusun dan membuat membuat program.
Ketiga, pembuatan program tidak dilakukan ditempat Tugas Akhir (laboratorium teknik kimia), tetapi pembuatan dilakukan diluar tempat kerja pratek, tetapi akan terus melakukan koneksi dan koordinasi dengan pihak laboratorium untuk melakukan pengambilan data.
Keempat, jika nantinya program aplikasi yang telah jadi mempunyai kualitas standar yang baik, maka program tersebut dapat dan boleh digunakan oleh pihak laboratorium dengan ijin dari pembuat.

F.    RENCANA KEGIATAN TUGAS AKHIR
Kegiatan Tugas Akhir ini rencananya akan dilaksanakan selama satu semester yaitu semester ganjil tahun ajaran 2005/ 2006, atau selama bulan oktober 2005 sampai Januari 2006. Pelaksanaan Tugas Akhir disini meliputi dua tahap yaitu pengambilan data dan pengolahan data.
Adapun jika tenyata terdapat perpanjangan waktu dikarenakan program yang belum selesai, maka penulis akan tetap melakukan Tugas Akhir hingga program tersebut selesai.

G.    JADWAL TUGAS AKHIR
       Tugas Akhir ini penulis laksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2005/ 2006 dengan jadwal sebagai berikut:

 
Demikian rencana Tugas Akhir yang akan penulis tempuh. Semoga dapat terlaksana dengan lancar tanpa suatu halangan apapun.

PENUTUP

Demikian proposal ini  dibuat sebagai langkah awal dimulainya Tugas Akhir yang akan penulis tempuh. Diharapkan nantinya penulis dapat menyelesaikan segala apa yang telah direncanakan dengan lancar dan selesai tepat pada waktunya. Selain itu penulis juga mengharap kerja sama dari segala pihak demi lancarnya Tugas Akhir penulis.
Disamping itu penulis juga meminta bantuan kepada seluruh pihak terkait (khususnya dosen pembimbing) agar bersedia membantu penulis jika nantinya penulis mendapatkan kesulitan ditengan jalan dalam menghadapi Tugas Akhir ini,  supaya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan, dan menghasilkan produk berupa program aplikasi yang mempunyai nilai kompetensi yang tinggi.
Semoga proposal ini dapat menjadi gambaran awal bagi seluruh pihak terkait berkenaan dengan rencana Tugas Akhir yang akan  penulis lakukan. Dan sebagai penutup, penulis memohon saran dan kritik beserta solusi yang yang bersifat membangun. Jika ada kesalahan penulisan dan kata-kata penulis minta maaf yang sebesar-besarnya.


Pemohon

AK-9

Salam Satu Cahaya Kekuatan Pikiran Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Thursday, July 21, 2011

Proposal Kegiatan Pramuka - CPD

Contoh Proposal Kegiatan Pramuka


 PROPOSAL KEGIATAN CAMPING PENDIDIKAN DASAR ( CPD )


A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pendidikan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka merupakan pendidikan non formal yang dilakukan dalam bentuk kegiatan yang menarik di kalangan anak dan pemuda, yang pada hakekatnya merupakan kegiatan dari mereka dan di pimpin sendiri oleh mereka, dengan pengawasan dan tanggung jawab orang dewasa atau para Pembina Pramuka.
Tugas Pembina mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dibuat, dilaksanakan dengan banyak praktek, dan disesuaikan dengan perkembangan rohani dan jasmani anak dan pemuda sehingga tidak membosankan.
Dan juga bahwa akhir-akhir ini kegiatan pramuka di gugus depan cenderung membosankan dan banyak kegiatan yang di laksanakan dengan metoda Class room, hal itu sangat tidak sesuai dengan Scout Spirit yang di bawa oleh Baden Powell.
Sehubungan dengan itu maka Khawatir Gugus Depan ………………………… bermaksud mengadakan Kegiatan Camping Pendidikan Dasar ( CPD ) …
2. Dasar pemikiran
a. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
b. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka
c. Program Kerja Kwartir Cabang Kota Cilacap
d. Rapat Pengurus Penegak Tanggal ……………………
3. Maksud Dan tujuan
a. Memberikan pengalaman kegiatan kepada peserta didik di tingkat Gugus Depan
b. Merealisasikan Program Gugus Depan
c. Mengevaluasi hasil kegiatan Pramuka di Gugus Depan
4. Sasaran
Sasaran yang ingin dicapai adalah menggairahkan kembali kegiatan Pramuka di Gugus Depan ……………………………


B. KHUSUS
1. Nama Kegiatan
Nama Kegiatan ini adalah ” Camping Pendidikan Dasar ” disingkat CPD , Gugus Depan ………………….
2. Tema
”Sosialisasi Lingkungan hidup dalam gerakan Pramuka di ……………….”
3. Motto
…………………………………
4. Waktu dan Tempat
Hari :
Tanggal :
Tempat :
5. Bentuk Kegiatan
Kegiatan yang dikemas dalam Acara ini adalah siswa akan lebih mengenal alam secara langsung. Disamping itu kegiatan ini lebih dititik beratkan kepada kemandirian siswa.
6. Peserta
Peserta adalah seluruh anggota Penegak yang berdomisili di Gugus Depan sekolah …………
Syarat peserta kegiatan tersebut adalah :
a.       Menyerahkan surat izin dari Orang Tua
b.      Membawa perlengkapan kebutuhan masing-masing
c.       Mau mentaati tata tertib kegiatan
7. Penyelenggara
Pelindung dan Penasehat : Mabigus
( ……………….. )
Penanggung Jawab : Pembina Gugus Depan
( ……………….. )
Ketua Pelaksana :
( ………………….)
Sekertaris :
( ………………….)
Bendahara :
( ………………… )
Giat Bidang :
1. Giat Bidang I
( ……………….. )
2. Giat Bidang I
( ……………….. )
3. Giat Bidang I
( ……………….. )
4. Giat Bidang I
( ……………….. )
8. Jadwal Acara
07.00-08.00       Persiapan dan pengecekan barang
08.00-09.00       Berangkat menuju lokasi
09.00-10.00       Pendirian tenda
10.00-11.00       Pengujian SKU
11.00-12.00       Pembuatan DU
12.00-13.00       Soliskan
13.00-15.00       Wade Games
15.00-16.00       Soliskan
16.00-17.00       Pengujian SKU
17.00-18.00       Permainan
18.00-20.00      Soliskan + Keagamaan
20.00-22.00      Api Unggun + Permainan
22.00-02.00      Tidur
02.00-04.00      Jurit malam
2009 04.00-05.00 Shalat Subuh
05.00-06.00      Olah Raga
06.00-07.30      Istirahat + Makan
07.30-08.30      Cerdas Cermat dan Hasta Karya
08.30-09.30      Persiapan Pulang
09.30-10.00      Kembali kesekolah

9. Tugas dan Tanggung Jawab Panitia Penyelenggaraan
A. Penasehat :
a. Memberi nasehat kepada panitia pelaksana baik diminta maupun tidak diminta
b. Memberi dukungan dengan dorongan para mabigus untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Latgab ….
B. Penanggung Jawab
a. Menjadi penanggung jawab kepada instansi Terkait dan Kwatir cabang kota Cilacap.
b. Memberi dukungan dengan mendorong para mabigus untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Taman Pramuka Taman Kami.
C. Ketua Pelaksana
a. Mengatur dan menggerakan semua sistem yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan.
b. Mengawasi semua sistem agar tidak terjadi penyimpangan dalam kegiatan.
c. Melakukan hubungan dengan instansi atau pihak swasta guna memperlancar jalannya kegiatan.
d. Dalam melaksakan tugasnya dibantu oleh Wakil Ketua.
e. Para waka bertanggung jawab kepada Kwatir Ranting.
D. Sekretaris :
a. Membantu ketua dalam mengatur dan menggerakkan semua sistem yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan khususnya masalah surat menyurat dan kesekretariatan.
b. Dalam melaksanakan tugasnya sekretaris melakukan koordinator dengan bendahara dan bidang – bidang lain dalam kepanitiaan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua pelaksana.
E. Bendahara
a. Membantu Ketua dalam Mengatur dan menggerakkan semua sistem yang dibuat untuk melaksanakan kegiatan khususnya masalah keuangan dan pembiayaan kegiatan.
b. Dalam melaksanakan tugasnya bendahara melakukan melakukan koordinator dengan bendahara dan bidang – bidang lain dalam kepanitiaan.
c. Berfungsi sebagai dana, berupa usaha untuk mencari sumber dana lainnya agar dapat mendukung jalannya kegiatan.
d. Bertanggung jawab kepada Ketua pelaksana.
Bidang I ; Kegiatan
F. Ketua Bidang Kegiatan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan dan acara. Dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya ketua bidang dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Pelaksana.
G. Giat Penegak, Pandega, Pembina, Mabigus, dan mabisa.
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan Penegak, Pandega, Pembina, Mabigus, & Mabisa dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Sarpen dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
H. Giat Penegak
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan Penegak dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Sarpen dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
Bidang II ; Sarana Pendukung
I. Ketua Bidang Sarpen.
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Sarana Pendukung Kegiatan dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya ketua bidang dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
J. Seksi Keamanan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Keamanan Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya Seksi Keamanan dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
K. Seksi Perlengkapan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Perlengkapan Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya Seksi Perlengkapan dibantu oleh seksi – seksi yang berada di bawahnya serta melakukan koordinasi dengan bidang lain.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Kegiatan.
L. Seksi Kebersihan dan Air
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kebersihan dan pengadaan air. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Kegiatan dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Sarpen.
M. Seksi Konsumsi
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Konsumsi Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Kegiatan dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Sarpen.
N. Seksi Kesehatan
a. Mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan Kesehatan Kegiatan. dengan menjalankan semua sistem agar dapat berjalan dengan lancar.
b. Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh bidang lain serta melakukan koordinasi dengan bidang Kegiatan dan Keprotokolan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang Sarpen.


PENUTUP
Demikian Proposal kegiatan Camping Pendidikan Dasar ( CPD ) Tahun ………….. kami buat, dengan harapan kegiatan ini akan berjalan dengan baik dan tanpa halangan apapun.
Kamipun mohon maaf apabila ada kesalahan dalam pembuatan proposal ini , dan kami sangat mengharapkan apabila ada masukan dari pihak manapun untuk kegiatan berikutnya kedepan.
Atas Perhatiannya Kami Ucapkan Terimakasih.

Cilacap, ………….
Ketua Pelaksana :                                                            Sekertaris :
………………………                                                    ……………………..

Mengetahui/ Menyetujui:
Kepala Sekolah                                                                 Pembina Gudep
Selaku Mabigus
…………………………                                                  ………………….



Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Contoh Proposal Penelitian Tindakan Sekolah

Contoh Proposal Penelitian Tindakan Sekolah


A. Judul Penelitian
Penerapan ……………………..  Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di …………

B. Bidang Kajian
Bidang kajian yang akan diangkat pada penelitian tindakan sekolah ini adalah Model Pembelajaran.

C. Latar Belakang Masalah (Pendahuluan)
Sekolah merupakan lembaga formal yang berfungsi membantu khususnya orang tua dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka. Sekolah memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap kepada anak didiknya secara lengkap sesuai dengan yang mereka butuhkan. Semua fungsi sekolah tersebut tidak akan efektif apabila komponen dari sistem sekolah tidak berjalan dengan baik, karena kelemahan dari salah satu komponen akan berpengaruh pada komponen yang lain yang pada akhirnya akan berpengaruh juga pada jalannya sistem itu sendiri. salah satu dari bagian komponen sekolah adalah guru.

Guru dituntut untuk mampu menguasai kurikulum, menguasai materi, menguasai metode, dan tidak kalah pentingnya guru juga harus mampu mengelola kelas sedemikian rupa sehingga pembelajaran berlangsung secara aktif, inovatif dan menyenangkan. Namun demikian, menurut Erman Suherman (http : educare.e-fkipunla.net), umumnya guru masih mendominasi kelas, siswa pasif ( datang, duduk, nonton, berlatih, …., dan lupa). Guru memberikan konsep, sementara siswa menerima bahan jadi. Masih menurut Erman Suherman, ada dua hal yang menyebabkan siswa tidak menikmati (enjoy) untuk belajar, yaitu kebanyakkan siswa tidak siap terlebih dahulu dengan (minimal) membaca bahan yang akan dipelajari, siswa datang tanpa bekal pengetahuan seperti membawa wadah kosong. Lebih parah lagi, siswa tidak menyadari tujuan belajar yang sebenarnya, tidak mengetahui manfaat belajar bagi masa depannya nanti.

Berdasarkan pengamatan penulis di …., terdapat beberapa kendala pada pembelajaran selama ini antara lain:
  1. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep.
  2. Siswa kurang aktif / siswa pasif dalam proses pembelajaran.
  3. Siswa belum terbiasa untuk bekerja sama dengan temannya dalam belajar.
  4. Guru kurang mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Hasil nilai ulangan / hasil belajar siswa pada pembelajaran rendah.
  6. KKM tidak tercapai.
  7. Pembelajaran tidak menyenangkan bagi siswa.
  8. Kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran.
Sebagai pendidik, penulis melihat pembelajaran menjadi kurang efektif karena hanya cenderung mengedepankan aspek intelektual dan mengesampingkan aspek pembentukan karakter. Hal ini tentu suatu hambatan bagi guru. Namun penulis ingin mengubah hambatan tersebut menjadi sebuah kekuatan dalam pengelolaan kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Untuk menjawab hal itu, penulis mencoba memberi solusi kepada guru-guru untuk menerapkan pembelajaran ……….. dengan menyusun berbagai perangkat pembelajaran yang dibutuhkan seperti : RPP, alat peraga, teknik pengumpulan data, dan instrumen yang dibutuhkan untuk membantu guru dalam mengelola kelas dan mengevaluasi pembelajaran yang dilakukan.

D. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian
1. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut “Apakah Penerapan …… dapat Meningkatkan Mutu Pembelajaran Siswa  ……. ”
2. Pertanyaan Penelitian
Secara operasional rumusan masalah di atas dapat dijabarkan menjadi beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut :
  1. Apakah penerapan ……. dapat meningkatkan mutu pembelajaran siswa …….. ?
  2. Apa saja kendala-kendala yang dihadapi guru dalam penerapan ……. ?
  3. Bagaimana respon siswa terhadap penerapan …… pada pembelajaran di kelas?
E. Cara Pemecahan Masalah
PTS ini dilaksanakan.
Melaksanakan model pembelajaran ….. pada bidang studi Kejuruan.

F. Tujuan Dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan yang telah dirumuskan, maka penelitian ini bertujuan untuk:
  1. Untuk mengetahui apakah penerapan ….. dapat meningkatkan mutu pembelajaran siswa ….
  2. Untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dalam penerapan ….
  3. Untuk mengetahui respon siswa di kelas terhadap penerapan ….. pada pembelajaran di kelas.
2. Manfaat Penelitian
Penelitian tindakan sekolah ini, dilakukan dengan harapan memberikan manfaat bagi siswa, guru, maupun sekolah.
a. Manfaat bagi siswa:
  1. Memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.
  2. Meningkatkan aktivitas siswa di dalam belajar.
  3. Meningkatkan penguasaan konsep.
  4. Menumbuhkan keberanian mengemukakan pendapat dalam kelompok/ membiasakan bekerja sama dengan teman
b. Manfaat bagi guru:
  1. Memperoleh alternatif  baru yang dapat diterapkan guru dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
  2. Memperoleh alternatif baru yang dapat diterapkan guru untuk peningkatan mutu pembelajaran.
c. Manfaat bagi sekolah:
  1. Meningkatkan prestasi sekolah dalam bidang akademis.
  2. Meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru.
G. Hipotesis Tindakan
Hipotesis dalam penelitian tindakan ini adalah:
”Dengan menerapkan model pembelajaran ……. dapat meningkatkan mutu pembelajaran siswa ……”

H. Kajian Teori
Pada bagian ini, penulis bermaksud mengemukakan beberapa hal yang berhubungan dengan teori dan pengertian untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan PTS ini, sebagai gambaran yang tentu ada kaitannya dengan materi pembahasan. Isinya berupa teori-teori yang diambil dari berbagai sumber.

Metode berasal dari kata “Metho” yang berarti ‘melalui’ atau ‘melewati’, sehingga metode pengajaran berarti jalan atau cara yang harus dilalui untuk mencapai tujuan tertentu dalam hal ini tujuan pengajaran (Bambang Prawiro,1991). Jadi metode pengajaran merupakan suatu alat (di samping alat lain seperti alat penilaian, alat peraga) yaitu alat untuk menyampaikan bahan pelajaran dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran.

Semakin majunya ilmu tentang mengajar (Metodologi Pengajaran), maka ada kriteria jenis metode modern dan metode tradisional. Kriteria yang dipergunakan pada umumnya adalah keaktifan siswa, metode dan dasar psikologis dari metode-metode itu. Menurut W.Gulo (2002:1) bahwa metode pengajaran adalah berbagai metode pengajaran yang perlu dipertimbangkan dalam strategi belajar mengajar (W.Gulo,2002:1).

Secara umum metode-metode itu dapat digolongkan ke dalam 2 jenis (Bambang Prawiro,1991)
1.      Metode interaksi secara individual.
2.      Metode interaksi secara kelompok.
Program pengajaran adalah perangkat kegiatan belajar-mengajar yang direncanakan untuk mencapai tujuan yang kita sebut dengan tujuan instruksional (W.Gulo,2002:1). Sehingga, dibutuhkan suatu perencanaan dalam pelaksanaan program suatu program pengajaran.

Definisi dari Prof. Dr. De Queljy dan prof. Gazali MA, pembelajaran adalah menanamkan pengetahuan pada seseorang dengan cara paling singkat dan tepat. Dalam hal ini pengertian waktu yang singkat sangat penting. Guru kurang memperhatikan bahwa diantara murid ada perbedaan individual, sehingga memerlukan pelayanan yang berbeda-beda. Bila semua murid dianggap sama kemampuan dan kemajuannya, maka bahan pelajaran yang diberikanpun akan sama dengan kenyataan.

Sedangkan karakter artinya kualitas mental atau moral, kekuatan moral, nama atau reputasi (Hornby dan Panwell,1972:49). Menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, karakter adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak. Berkarakter artinya mempunyai watak, mempunyai kepribadian (Kamisa,1997:281).

Dalam Dorland’s Pocket Medical Dictionary (1968:126) dinyatakan bahwa karakter adalah sifat nyata dan berbeda yang ditunjukkan oleh individu. Di dalam kamus psikologi dinyatakan bahwa karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral, misalnya kejujuran seseorang; biasanya mempunyai kaitan dengan sifat-sifat relative tetap (Dali Gulo,1982:29).

Dan dapat dinyatakan bahwa karakter adalah kualitas atau kekuatan mental atau moral, akhlak atau budi pekerti individu yang merupakan kepribadian khusus yang membedakan dengan individu lain (M. Furqon,2009:9).

A. Pengertian ………..
……………………………………………………………………………………………..
Belajar atau pembelajaran adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib dilakukan dan diberikan seorang guru kepada anak didik. Karena ia merupakan kunci sukses untuk menggapai masa depan yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang tinggi. Yang pada akhirnya akan berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Melihat peran yang begitu vital, maka menerapkan metode yang efektif dan efisien dalam pendidikan yang berkarakter adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar mengajar akan berjalan menyenangkan dan tidak membosankan.
………………………………………………………………………

B. Manfaat ……………………………..
1. Penerapan ……………… dapat meningkatkan …………..
2. Dasar sosial ……… adalah keterlibatan; dasar pendidikan ……….. adalah perbaikan atau peningkatan mutu.

C. Tahapan ………….
1………………………
2 ……………………..

Gambar 2.2 Rancangan ……………………. 

D. Langkah-langkah Pelaksanaan ……………
1 …………………………………………..
2 …………………………………………..

E. Model Pelaksanaan ……….. :
1. ……………………………………………
2. …………………………………………..

I. Metodologi Penelitian
I. Setting Penelitian
Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK N 3 Tegal kelas XII tahun pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 35 orang, terdiri dari 16 siswa laki-laki 19 siswa perempuan. Karakteristik subjek penelitian : kelas XII mempunyai karakteristik prestasi yang sangat heterogen.

Faktor yang Diamati
Untuk menjawab pertanyaan yang dirumuskan dalam penelitian ada beberapa faktor yang akan diteliti, yaitu:
  1. Faktor hasil kegiatan berupa nilai siswa
  2. Faktor guru, mengamati aktivitas guru-guru selama melaksanakan ……. yaitu bagaimana guru membuat skenario pembelajaran dan menentukan topik yang sulit bagi anak tetapi akan menarik pada saat disajikan di kelas
  3. Faktor siswa, bagaimana respon siswa pada saat melaksanakan pembelajaran dengan ……. yang ditunjukkan dengan hasil angket.
II. Prosedur Penelitian
Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Sekolah, Dengan empat langkah pokok yaitu: Perencanaan tindakan, Pelaksanaan tindakan, Pengamatan (observasi), dan Refleksi, dengan melibatkan …. orang guru …. SMK N 3 Tegal. Penelitian dilakukan dua tahapan secara berkelanjutan selama 7 bulan. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah peningkatan mutu pembelajaran dilihat dari hasil evaluasi, respon siswa terhadap pembelajaran dan keaktifan guru dalam kelompok MGMP SMK N 3 Tegal. Aspek yang diukur dalam observasi adalah antusiasme guru SMK N 3 Tegal terhadap ………. , interaksi guru dengan kepala sekolah, interaksi dengan guru dalam MGMP, kerja sama kelompok, aktivitas dalam diskusi kelompok.
1. Perencanaan Tindakan
a) Pemilihan topic
b) Melakukan review silabus untuk mendapatkan kejelasan tujuan pembelajaran untuk topik tersebut dan mencari ide-ide dari materi yang ada dalam buku pelajaran. Selanjutnya bekerja dalam kelompok untuk menyusun rencana pembelajaran.
c) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
d) Merencanakan penerapan pembelajaran
e) Menentukan indikator yang akan dijadikan acuan
f) Mempersiapkan kelompok mata pelajaran
g) Mempersiapkan media pembelajaran.
h) Membuat format evaluasi
i) Membuat Format Observasi
j) Membuat angket respon guru dan siswa

2. Pelaksanaan Tindakan
Menerapkan tindakan sesuai dengan rencana, dengan langkah-langkah:
  1. Setiap tim yang telah menyusun rencana pembelajaran menyajikan atau mempresentasikan rencana pembelajarannya, sementara kelompok lain memberi masukan, sampai akhirnya diperoleh rencana pembelajaran yang lebih baik.
  2. Guru yang ditunjuk oleh kelompok menggunakan masukan-masukan tersebut untuk memperbaiki rencana pembelajaran.
  3. Guru yang ditunjuk tersebut mempresentasikan rencana pembelajarannya di depan kelas dan semua anggota kelompok ………… untuk mendapatkan umpan balik.
3. Pengamatan (observasi)
  1. Observer melakukan pengamatan sesuai rencana dengan menggunakan lembar observasi
  2. Menilai tindakan dengan menggunakan format evaluasi.
  3. Pada tahap ini seorang guru melakukan implementasi rencana pembelajaran yang telah disusun, pakar dan guru lain melakukan observasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah dipersiapkan. Selain itu dilakukan pemotretan yang meng-close up kejadian-kejadian khusus selama pelaksanaan pembelajaran.
4. Refleksi
  1. Pertemuan refleksi segera dilakukan secepatnya setelah kegiatan pelaksanaan pembelajaran, untuk memperoleh masukan dari guru observer, dan akhirnya komentar dari dosen atau pakar luar tentang keseluruhan proses serta saran sebagai peningkatan pembelajaran, jika mereka mengulangnya di kelas masing-masing atau untuk topik yang berbeda.
  2. Mengevaluasi tindakan yang telah dilakukan dan mendiskusikan tindakan bersama dengan pengamat/observer.
  3. Kesan penyaji/guru model tentang cara/strategi pembelajaran yang telah dilakukan.
  4. Tanggapan-tanggapan observer yang difokuskan pada pembelajaran siswa.
  5. Tanggapan balik dari penyaji/ guru model.
  6. Kesimpulan dan saran untuk perbaikan pada tahap berikutnya.
Penelitian tindakan sekolah ini berhasil apabila:
  1. Peningkatan nilai rata-rata siswa kelas XII dari 4 KD kejuruan multimedia:
Peningkatan nilai rata-rata 75.
  1. Tingkat Aktivitas Siswa dalam PBM :
Tingkat keaktifan siswa dalam PBM dinilai berhasil apabila masing-masing aktivitas yang menunjang keberhasilan belajar persentasenya di atas 70 %.
  1. Keterlaksanaan langkah-langkah dalam ……… ≥ 80 %.
III. Data dan pengambilan Data
No Sumber Data Jenis Data Teknik Pengumpulan Instrumen
  1. Guru Langkah-langkah pembelajaran Observasi dan pemotretan Pedoman observasi KBM dan camera
  2. Siswa Hasil nilai ulangan kompetensi semester ganjil dan genap pada kompetensi kejuruan, yaitu: Melaksanakan evaluasi tahapan 1
    Melaksanakan evaluasi tahapan 2 Soal mid semester ganjil
    Soal mid semester genap
  3. Guru Keterlaksanaan penerapan …….. Observasi Pedoman keterlaksanaan penerapan …
  4. Guru Respon guru terhadap penerapan …….. Penyebaran angket Angket respon guru
  5. Siswa Respon siswa terhadap penerapan …… Penyebaran angket Angket respon siswa
J. Indikator Keberhasilan
Penelitian tindakan sekolah ini berhasil apabila :
  1. Peningkatan nilai rata-rata siswa kelas XII dari 4 KD kejuruan Multimedia:
    Peningkatan nilai rata-rata 75.
  2. Tingkat Aktivitas Siswa dalam PBM :
    Tingkat keaktifan siswa dalam PBM dinilai berhasil apabila masing-masing aktivitas yang menunjang keberhasilan belajar persentasenya di atas 70 %.
  3. Keterlaksanaan langkah-langkah dalam …… ≥ 80 %.
K. Tim Peneliti dan Tugasnya
  1. Peneliti
    Nama :
N I P :
Jabatan :
Unit Kerja :
  1. Anggota Peneliti
Nama :
Jabatan :
Unit Kerja :

L. Jadwal penelitian
No Jenis Kegiatan Bulan/Minggu ke/Tahun
  1. Penyusunan Proposal
  2. Analisis Pokok Bahasan dan Media
  3. Mendisain Model Pembelajaran
  4. Pelaksanaan PBM
  5. Evaluasi Hasil Belajar Siswa
  6. Pelaksanaan PBM dengan …
  7. Workshop …
  8. Evaluasi Proses Pembelajaran
  9. Analisis Hasil Evaluasi
  10. Penyusunan Laporan
M. Daftar Pustaka
http ://educare.e-fkipunla.net (Jurnal Pendidikan & Budaya)/maret 2009/Pendekatan Kontekstual dalam pembelajaran Matematika/Erman Suherman
http ://re-searchengines.com/1207trimo1.html Penelitian Tindakan Kelas
Ruseffendi, (2001). Penilaian Pendidikan dan Hasil Belajar Siswa Khususnya dalam Pengajaran Matematika. Bandung : Modul
S Syaodih Nana, (2006). Pengendalian Mutu Pendidikan Sekolah Menengah(konsep,prinsif, dan instrumen). Bandung : Aditama.
Sudrajat Akhmad. Pendekatan Pembelajaran
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Wahyudin. (2002). Kapita Selekta Matematika Sekolah, JICA UPI
dll …


 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com