Laman

Showing posts with label Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran. Show all posts

Wednesday, March 20, 2013

Tutorial Pembelajaran SWF mengenai Affter Effect CS4

Tutorial Pembelajaran SWF
AFTER EFFECT CS4



karya 
Septiani

Kompetensi Multimedia

UPTD SMK 3 TEGAL

Isi Tutorial:
SKKD + Materi After Effect CS4
Video (tidak saya publish guna kecepatan access)
dan Evaluasi (Latihan Soal Pilgan 10 dilengkapi score)

Selamat Beajar dan Mencoba evaluasinya

Klik link di bawah


Salam Satu Cahaya Kekuatan Berawal dari Hati bayoete.blogspot.com

Tuesday, March 19, 2013

Tutorial Pembelajaran SWF mengenai WEB

Tutorial Pembelajaran SWF
WEB



karya 
Feri Rosadi

Kompetensi Multimedia

UPTD SMK 3 TEGAL

Isi Tutorial:
Materi WEB Dasar
Video (tidak saya publish guna kecepatan access)
dan Evaluasi (Latihan Soal Pilgan 20 dilengkapi score)

Selamat Beajar dan Mencoba evaluasinya

Klik link di bawah


Salam Satu Cahaya Kekuatan Berawal dari Hati bayoete.blogspot.com

Thursday, November 8, 2012

Media Belajar Matematika berbasis swf internet

Media Belajar Matematika berbasis swf internet


Media Belajar Matematika berbasis swf internet, sebagai media pembelajaran, mengajar, ataupun belajar secara interaktif. berikut ini ada beberapa materi swf yang bisa di unduh gratis dan langsung bisa di coba interaktif:


Thanks To:
Pusat Teknologi dan Komunikasi (PUSTEKKOM)
Hers Amin
sites google

atau pun klik link berikut unduh langsung gratis bisa cari contoh-contoh interaktif lainya dan
langsung bisa kunjungi ke sites google nya klik nin s. fadhila, st, mm

Cara melihat contoh media belajar dengan file flash: Install Flash Player ataupun Install GOM Player jika belum ada

Salam Satu Cahaya Kekuatan Berawal Dari hati bayoete.blogspot.com

Thursday, August 2, 2012

CCS - Game and Music

CCS
Cublak - cublak Suweng

Game and Music
Budaya Bangsa Indonesia
------------------------
Sekarang sudah jarang dimainkan anak-anak
Ayo ajak anak-anak Kita ....... Bermain CCS...... Budaya Bangsa Kita 

klik link berikut presentasi untuk membuka di window tab baru
thanks to ispring n googlesite

Salam Satu Cahaya Kekuatan Berawal dari Hati bayoete.blogspot.com

Friday, July 27, 2012

Presentasi Penulisan Ilmiah dalam Pidato

Presentasi Penulisan Ilmiah dalam Rangka Pidato
 1.        Peranan Pidato
2.        Metode Penyajian Oral
3.        Persiapan Penyajian Lisan
4.        Menentukan maksud dan Topik
4.1.  Topik dan Judul
4.2.  Makna dan Tujuan

materi selengkapnya klik link berikut presentasi untuk membuka di window tab baru
thanks to ispring n googlesite

Salam Satu Cahaya Kekuatan Berawal dari Hati bayoete.blogspot.com

Friday, June 1, 2012

teori (theory)

teori (theory)

 gbr. di unduh dari web lain

sekelompok asumsi yang erat berkaitan dan logis, dikemukakan untuk menjelaskan hubungan antara dua fakta atau lebih yang dapat diamati serta menyediakan dasar yang mantap untuk memperkirakan peristiwa pada masa depan.

Teori dimanfaatkan untuk:
1.        Memberikan fokus yang mantap untuk memahami peristiwa yang kita alami,
2.        Mempermudah kita berkomunikasi secara efisien,
3.        Membuat dan menantang kita untuk terus belajar

Salam Satu Cahaya Kekuatan Berawal Dari HAti bayoete.blogspot.com

Monday, January 9, 2012

metode think pair and share

15. THINK PAIR AND SHARE

 
Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai                                
2. Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/ permasalahan yang disampaikan guru
3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
4. Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
5. Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
6. Guru memberi kesimpulan
7. Penutup
(FRANK LYMAN, 1985)

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Monday, January 2, 2012

metode mencari pasangan - kartu pas

14. MAKE - A MATCH (MENCARI PASANGAN)
kartu pas

 
Langkah-langkah:
1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu
3. Tiap siswa memikirkan jawaban/ soal dari kartu yang dipegang
4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
5. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
6. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
7. Demikian seterusnya
8. Kesimpulan/ penutup

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Thursday, December 29, 2011

metode mind mapping

13. MIND MAPPING



Mind mapping Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru mengemukakan konsep/ permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
4. Tiap kelompok menginventarisasi/ mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
5. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode artikulasi

12. ARTIKULASI


Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
4. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
5. Menugaskan siswa secara bergiliran/ diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
6. Guru mengulangi/ menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
7. Kesimpulan/ penutup

 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Wednesday, December 28, 2011

metode jigsaw

11. JIGSAW (MODEL TIM AHLI) 


Langkah-langkah:
1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/ sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
7. Guru memberi evaluasi
8. Penutup
ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978

 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode kepala bernomor struktur

10. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR 
(MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS)


Langkah-langkah :
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai
Misalnya: siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
3. Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
4. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
5. Kesimpulan

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Tuesday, December 27, 2011

metode cooperative script

9. COOPERTIVE SCRIPT

 
Skrip kooperatif:
metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari.
Langkah-langkah:
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
2. Guru membagikan wacana/ materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Sementara pendengar:
• Menyimak/ mengoreksi/ menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
• Membantu mengingat/ menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
6. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
7. Penutup
DANSEREAU CS., 1985

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode kepala bernomor

8. NUMBERED HEAD TOGETHER ((KEPALA BERNOMOR)

karena siswa saya X Multimedia angkatan XI, UPTD SMK 3 Tegal
berjumlah 36 maka di bagi 6 Kelompok (A,B,C,D,E,F)
masing-masing kelompok beranggotakan 6 siswa

Langkah-langkah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/ mengetahui jawabannya
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
6. Kesimpulan
SPENCER KAGAN, 1992

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Metode Gambar dan gambar

7. PICTURE AND PICTURE

contoh untuk metode pembelajaran gambar tahapan berwudhu

Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2. Menyajikan materi sebagai pengantar
3. Guru menunjukkan/ memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
4. Guru menunjuk/ memanggil siswa secara bergantian memasang/ mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
5. Guru menanyakan alasan/ dasar pemikiran urutan gambar tersebut
6. Dari alasan/ urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/ materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
7. Kesimpulan/ rangkuman

Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Friday, December 23, 2011

metode proyek

6. METODE PROYEK


Metode proyek adalah suatu cara mengajar yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menggunakan unit-unit kehidupan sehari-hari sebagai bahan pelajarannya. Bertujuan agar anak didik tertarik untuk belajar.
a. Kelebihan Metode Proyek
1) Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyeluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
2) Melalui metode ini, anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu, yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.

b. Kekurangan Metode Proyek
1) Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini, baik secara vertikal maupun horizontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini;
2) Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru, sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini;
3) Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan;
4) Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas.

Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.
Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode latihan

5. METODE LATIHAN


Metode latihan (driil) disebut juga metode training, yaitu suatu cara mengajar untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Juga, sebagai sarana untuk memelihara kebiasaan-kebiasaan yang baik. Selain itu, metode ini dapat digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan keterampilan.
a. Kelebihan Metode Latihan
1) Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris, seperti menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan alat-alat.
2) Dapat untuk memperoleh kecakapan mental, seperti dalam perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, tanda-tanda/ simbol, dan sebagainya.
3) Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan.

b. Kekurangan Metode Latihan
1) Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dan pengertian.
2) Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
3) Kadang-kadang latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan.
4) Dapat menimbulkan verbalisme.

Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode diskusi

4. METODE DISKUSI


Diskusi adalah memberikan altematif jawaban untuk membantu memecahkan berbagai problem kehidupan. Dengan catatan persoalan yang akan didiskusikan harus dikuasai secara mendalam.
a. Kelebihan Metode Diskusi
1) Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan dan bukan satu jalan (satu jawaban saja).
2) Menyadarkan anak didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik.
3) Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya sendiri dan membiasakan bersikap toleran.

b. Kekurangan Metode Diskusi
1) Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar;
2) Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas;
3) Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara; dan
4) Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal.

Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.

Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode pemberian tugas dan resitasi

3. METODE PEMBERIAN TUGAS DAN RESITASI



Pemberian tugas dengan arti guru menyuruh anak didik misalnya membaca, tetapi dengan menambahkan tugas-tugas seperti mencari dan membaca buku-buku lain sebagai perbandingan, atau disuruh mengamati orang/masyarakatnya setelah membaca buku itu. Dengan demikian, pemberian tugas adalah suatu pekerjaan yang harus anak didik selesaikan tanpa terikat dengan tempat.
a. Kelebihan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama; dan
2) Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri sendiri.

b. Kekurangan Metode Pemberian Tugas dan Resitasi
1) Seringkali anak didik melakukan penipuan di mana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan orang lain tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri;
2) Terkadang tugas itu dikerjakan orang lain tanpa pengawasan; dan
3) Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan indi¬vidual.

Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.
 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

metode eksperimen

2. METODE EKSPERIMEN

 
Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Dengan metode ini anak didik diharapkan sepenuhnya terlibat merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, menemukan fakta, mengumpulkan data, mengendalikan variabel, dan memecahkan masalah yang dihadapinya secara nyata.

a. Kelebihan Metode Eksperimen
1) Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku;
2) Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi, suatu sikap yang dituntut dari seorang ilmuwan; dan
3) Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaannya yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.

b. Kekurangan Metode Eksperimen
1) Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan eksperimen;
2) Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran; serta
3) Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi.

Djamarah, Bahri, Syaiful. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2000.

 
Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com