Laman

Showing posts with label Materi Fotografi. Show all posts
Showing posts with label Materi Fotografi. Show all posts

Tuesday, February 21, 2012

backdrop

BACKDROP



Apa itu backdrop foto digital?
Dalam arti harafiah, backdrop adalah latar belakang atau background yang ada di dalam sebuah studio foto untuk mempermanis orang yang dipotret di depan latar belakang itu. Jadi kalau kita duduk di sebuah studio untuk dipotret, fotografer akan memilihkan backdrop atau latar belakang yang biasanya berbentuk kain untuk mengisi ruang kosong di sekitar wajah kita. Selain untuk mengisi ruang kosong, backdrop juga dipakai untuk mempercantik foto secara keseluruhan.

Di pasaran, backdrop seperti itu sangat mahal harganya. Lagi pula, coraknya sangat terbatas. Kalau Anda ingin menambah corak baru, maka Anda harus keluar uang lagi. Padahal, dengan menggunakan Photoshop CS2, kita bisa menciptakan backdrop digital yang jauh lebih bagus dan variatif tanpa harus keluar banyak biaya.

Dengan menggunakan Gradient Overlay, Pattern Overlay, Fill, Gradient Tool, dan Brush Tool, kita bisa membuat backdrop digital yang menarik serta murah. Selanjutnya, kita bisa memasang foto kita sendiri di dalam backdrop itu sehingga seolah-olah kita sedang dipotret di dalam sebuah studio yang mahal dan berkelas.

Contoh Backdrop, Example Backdrop: Membuat Backdrop, Buat Backdrop, Bikin Backdrop. Berikut dibawah ini gambarnya:
backdrop wisuda

backdrop seminar



Salam Satu Cahaya Kekuatan Pikiran Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Monday, February 13, 2012

Peralatan - Perlengkapan Studio Foto

Peralatan dan perlengkapan Studio Foto


DINAS PENDIDIKAN KOTA TEGAL
UPTD SMK 3 TEGAL
KOMPETENSI KEAHLIAN MULTIMEDIA
TINGKAT X SEMESTER GENAP
2011/ 2012

Berikut Peralatan dan perlengkapan Studio Foto:
free dowload artikel docx klik link download peralatan dan perlengkapan studio foto
1. Ruang Studio
Luas ukuran minimal dari studio foto tergantung dari jenis foto apa yang akan dihasilkan, jika hanya Pas foto tentu saja tidak memerlukan ruang studio yang luas seperti pada foto keluarga atau grup yang memerlukan ruangan yang besar. Jadi tidak ada ukuran maksimal atau minimal dari studio tersebut.

Pada tahap awal studio dapat berukuran 3 x 4 m atau 4 x 6 m pertimbangannya menyangkut perlengkapan yang harus disimpan seperti kamera, lampu background dan lain-lain.

2. Kamera dan Lensa
Ada tiga jenis kamera saat melakukan pemotretan di studio, yaitu kamera format kecil yg biasa disebut kamera 35mm, kamera medium format dan kamera format besar. Setiap kamera memiliki kelebihan dan kekurangan.
Untuk pemotretan portrait, biasanya digunakan kamera format medium, sedangkan pemotretan still life memakai kamera format besar.
Akan tetapi bukan berarti kamera format kecil atau kamera 35mm tidak dapat digunakan untuk pemotretan studio. Saat ini sudah banyak studio foto yang memakai kamera dengan format 35mm untuk pemotretan portrait di studio.

3. Cable Release
Fungsi dari alat ini adalah sebagai pengganti tombol pelepas rana. Alat ini akan memudahkan fotografer ketika menekan tombol pelepas rana sehingga mengurangi risiko bergoyangnya kamera (shake) terutama pade pemotretan dengan kecepatan rana rendah atau bulb.

4. Electronic Flash Head
Electronic Flash Head atau lampu flash studio adalah lampu yang menyalurkan gas seketika dan memproduksi cahaya berdurasi singkat.

5. Kabel Sinkronisasi
Kabel ini berfungsi sebagai pemicu agar lampu studio menyala yang mana kabel ini menghubungkan kamera dengan lampu studio.

6. Triger dan receiver
Alat ini dipasang di kamera dan lampu studio agar lampu studio bisa menyala saat tombol rana kamera ditekan, pemasangan alat ini dimaksudkan agar fotografer dapat leluasa bergerak tanpa direpotkan oleh kabel sinkronisasi yang terpasang dikamera.

7. Alat Pengukur Cahaya/ Flash Meter/ Light meter
Alat ini mengukur cahaya yang dikeluarkan oleh lampu studio dan digunakan untuk menentukan bukaan diafragma yang seharusnya di pakai dikamera, Sebelum menggunakan alat ini dilakukan penyetelan kecepatan rana dan iso yang digunakan.

8. Alat pengukur Suhu warna/ Color Meter
Untuk mengetahui suhu warna/ white balance yang tepat dari sumber cahaya yang digunakan pada saat pemotretan berlangsung digunakan alat pengukur suhu warna atau color meter. 
Alat ini menginformasikan mengenai tinggi rendahnya suhu warna sehingga bias didapat nilai dari white balance yang akan disetting di kamera atau penggunaan filter warna yang tepat untuk kamera.
Suhu warna atau white balance dari lampu studio yang masih baru biasanya berkisar 5500 Kelvin atau lebih sehingga hasil yang didapat menjadi kebiru-biruan dan seiring dengan pemakaian dari lampu flash studio tersebut suhu warna berangsur-angsur turun hingga bisa mencapai 4300 Kelvin dan menjadi kekuning-kuningan. Dengan alat pengukur suhu warna tersebut maka akan bisa didapat suhu warna yang tepat.

9. Standar Reflektor
Biasanya setiap pembelian lampu flash studio dillengkapi dengan standar reflector yang menghasilkan cahaya yang langsung dan keras.

10. Reflektor
Reflektor digunakan untuk memberikan cahaya tambahan yang merupakan pantulan dari cahaya utama, reflector dipasaran terdiri dari 3 warna yaitu putih, perak dan emas dimana masing-masing warna mempunyai karakter dari pentulannya tersebut.

11. Payung Studio
Payung Studio digunakan untuk menghasilkan efek bayangan yang lebih halus serta pancaran cahaya yang lebih luas di bandingkan dengan standar reflector.
Alat ini sangat efektif digunakan pada pemotretan yang membutuhkan cakupan area cahaya yang luas, namun dibanding dengan standar reflector pancaran cahaya dari payung ini lebih sulit di arahkan.
White Convertible Umbrella
Shoot Throught Umbrella/ Transparance Umbrella

12. Softbox
Softbox digunakan untuk menghasilkan efek cahaya yang lebih halus lagi dibandingkan dengan payung, cahaya yang dihasilkan lebih terarah karena cakupan cahaya yang dihasilkan softbox lebih terbatas, ukuran softbox juga mempengaruhi hasil yang didapat, semakin besar ukuran softbox akan semakin lembut cahaya yang dihasilkan. Softbox dapat menghasilkan efek bayangan persegi pada mata model.

13. Octo Dome
Octo Dome sama seperti Softbox menghasilkan efek cahaya yang lebih halus dan cahaya yang terarah, selain itu octodome menghasilkan efek bayangan segi delapan pada pupil mata model.

14. Snoot
Snoot digunakan untuk mengarahkan pencahayaan ke bagian tertentu saja agar mendapatkan efek spot, Alat ini biasanya digunakan di diatas dan dibelakang objek untuk menyinari rambut sehingga objek terpisah dengan latar belakang. misalnya untuk Hairlight.

 Salam Satu Cahaya Kekuatan Pikiran Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Tuesday, January 10, 2012

belajar kamera dslr sumulasi on line

Belajar kamera DSLR mempunyai kesulitan jika memang tidak mempunyai kamera tersebut, tidak dapat melakukan proses belajar hunting untuk menghasilkan gambar yang sempurna dan bagus, dalam kamera DSLR memiliki beberapa pengaturan ISO, lighting, diafragma maupun setting fokus saat melakukan jepretan. Camera Simulator memberikan simulasi secara online untuk belajar kamera DSLR.


SLR kontrol:
Lighting/ Penerangan
Pencahayaan adalah penentu tunggal terbesar bagaimana kamera Anda harus ditetapkan. Dengan hanya beberapa pengecualian, Anda tidak pernah memiliki terlalu banyak cahaya. Gunakan panel geser ini untuk bereksperimen dengan berbagai kondisi pencahayaan indoor dan outdoor.

Distance/ Jarak
Gunakan panel geser ini untuk mensimulasikan seberapa dekat atau jauh Anda dalam kaitannya dengan subjek.

focal length/ Panjang fokus
Pindah slider ini adalah sama seperti zooming in dan keluar dengan lensa Anda. Sebuah lebar, Bintang menciptakan pengaturan kedalaman lapangan terbesar (lebih banyak hal dalam fokus) saat zooming dalam menciptakan kedalaman dangkal-of-field (biasanya hanya subjek akan di fokus).

Modus
Mode eksposur dari SLR memungkinkan Anda mengontrol satu pengaturan sementara kamera secara otomatis menyesuaikan yang lain.
Dalam mode Prioritas Rana, Anda untuk mengatur kecepatan rana, sementara kamera set aperture / f-stop. Dalam mode Prioritas Apertur, Anda mengatur aperture / f-stop sementara kamera menetapkan kecepatan rana. Mode Manual sepenuhnya panduan-kau sendiri! Lihat light meter kamera untuk membantu mendapatkan eksposur yang tepat. Meskipun setiap kamera SLR yang sebenarnya memiliki "sepenuhnya otomatis" mode, tidak ada satu di sini-apa menyenangkan dalam itu?

ISO
ISO mengacu pada seberapa sensitif "film" akan ke cahaya yang masuk saat gambar bentak.
Pengaturan ISO tinggi memungkinkan kecepatan rana yang lebih cepat dalam cahaya rendah tetapi memperkenalkan biji-bijian ke dalam gambar. ISO rendah pengaturan menghasilkan gambar terbersih tetapi membutuhkan banyak cahaya. Umumnya, Anda akan ingin menggunakan pengaturan ISO terendah bahwa pencahayaan Anda akan memungkinkan.


Aperture/ Bukaan
Aperture, atau f-stop, mengacu pada seberapa besar lubang akan bagi cahaya untuk melewati saat shutter terbuka dan gambar yang bentak. Nomor f rendah sesuai dengan lubang yang lebih besar. Hal penting untuk diingat adalah: semakin tinggi angka f, hal-hal yang lebih di depan dan di belakang subjek akan di fokus, tapi cahaya yang lebih Anda akan butuhkan. Semakin rendah angka f, hal-hal yang lebih di depan dan di belakang subjek akan keluar dari fokus, dan cahaya sedikit Anda akan butuhkan.

Shutter speed/ Kecepatan rana
Kecepatan rana adalah berapa lama rana perlu terbuka, yang memungkinkan cahaya ke dalam kamera, untuk benar mengekspos gambar. Kecepatan rana yang cepat memungkinkan Anda untuk "membekukan" aksi dalam foto, tetapi membutuhkan banyak cahaya. Kecepatan rana yang lebih lambat memungkinkan untuk pemotretan dengan cahaya kurang tapi dapat menyebabkan blur pada gambar.

Situs Simulasi Kamera ini memberikan simulasi online penggunaan kamera DSLR sesuai dengan view finder pada jendela kamera DSLR, dengan bagian jendela bidik pada subjek yang akan di foto. Terdapat pengaturan ISO, Aperture dan speed kecepatan rana sehingga menempatkan gambar dengan baik dan memperoleh hasil sesuai pengaturan anda. Dalam menerima hasil maka akan tahu bagaimana kekuarangan saat lakukan jepretan tersebut, untuk lebih lanjut belajar tentang kamera DSLR dapat lihat di camerasim.

Selamat Mencoba…. dan belajar kamera dslr sumulasi on line

Thanks to www.camerasim.com




Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Thursday, August 25, 2011

Baterai Kamera - Materi Fotografi Multimedia

Baterai memang menjadi sangat penting dalam fotografi digital. Pilihannya pun beragam, mulai dari baterai AA tipe Alkaline, baterai AA rechargeable Ni-Cd atau Ni-MH, hingga baterai dedicated (bawaan kamera) Ni-MH, Li-Ion, atau Li-Po.


Baterai Bawaan Kamera
Seperti biasa, masing-masing punya kelebihan. Banyak yang lebih menyukai baterai dedicated, baterai bawaan kamera berbentuk kotak yang bisa di-charge dengan cepat, mampu menyimpan energi dalam jangka waktu cukup panjang, dan berkapasitas besar. Kelemahannya, baterai ini mahal. Sebuah baterai orisinal biasanya dihargai Rp 300-400rb, atau bahkan mencapai Rp 700rb. Namun dengan cadangan energi & daya tahan yang besar, baterai ini bisa bertahan seharian. Cadangan memang - mungkin - tidak diperlukan, khususnya jika sesi pemotretan dilakukan dalam studio atau dalam kota, sehingga tak ada kesulitan untuk me-recharge jika baterai kehabisan energi.

Baterai AA
Tapi saya melihat ada keunggulan dari baterai AA. Tentunya bukan baterai alkaline yang cuma 900-1100 mAh, tapi baterai rechargeable Ni-MH yang tersedia dalam berbagai kapasitas daya, dari 700 mAh sampai 2700 mAh. Cadangan energi ini jelas lebih besar dari rata-rata baterai dedicated yang berkisar 1000-1500 mAh. Jadi pendapat bahwa baterai AA lebih 'boros' tidak berlaku umum.
Sepasang baterai AA rechargeable 2500 mAh rata-rata dijual dengan harga Rp 100.000. Jauh lebih murah daripada baterai dedicated. Masih ada keunggulan lain, yaitu kalau di tengah pemotretan baterai kita kehabisan energi, akan mudah menggantinya dengan baterai alkaline yang banyak tersedia di toko atau swalayan. Untuk satu sesi pemotretan, saya biasa meyiapkan 2 set baterai rechargeable & 1 set baterai alkaline baru. Just in case ... tapi jarang sekali baterai alkaline itu terpakai.

Merk apa yang sebaiknya digunakan?
Merk yang menurut pengguna bagus: Energizer, Eneloop, Maha, Powerex. Uniross. Jaminan kualitas untuk Uniross, Maha, dan Eneloop bahkan dengan garansi.
Kriteria bagus ini berarti:
Ø  Mampu memotret dalam jumlah frame yang banyak. Saya biasa menggunakan 1 set (4 baterai) 2500 mAh untuk 1500-2000 frame dengan Fujifilm S6500 fd
Ø  Masih menyimpan cadangan energi setelah disimpan selama seminggu

Baterai bermerk GP & Krisbow, menurut saya lumayan. Kedua merk ini biasanya saya gunakan sebagai starter: baterai yang terpasang pada kamera saat sesi dimulai. Pengaturan ini berkaitan dengan karakternya yang:
Ø  Mampu memotret dalam jumlah frame yang banyak.
Ø  Tidak memiliki cadangan energi setelah disimpan selama seminggu, jadi lebih baik menyimpannya dalam kondisi kosong & di-charge hanya jika keesokan harinya dipakai memotret secara intens

Baterai Sony & Sanyo sebetulnya berkualitas bagus, namun sayangnya banyak barang palsu yang beredar di pasar. Untuk menghindari baterai palsu ini, sebaiknya membeli di toko yang dapat dipercaya. Beberapa toko bersedia memberi jaminan tukar barang 3 hari jika ternyata baterai yang kita beli itu palsu.

Charger
Barang ini tidak bisa dilepaskan dari baterai rechargeable. Untuk baterai dedicated, charger sudah disertakan bersama kamera. Namun untuk baterai AA, pemilihan charger ini harus sangat diperhatikan. Banyak charger murah (Rp 30rb s.d 90rb) yang memiliki kapasitas arus sangat kecil. Charger ini tidak mungkin melayani pengisian baterai di atas 1800 mAh.

Untuk memastikan pengisian berjalan dengan baik, pastikan untuk membeli charger dengan arus pengisian 500 mA atau lebih. Angka ini biasanya tertulis sebagai OUTPUT di bagian belakang charger. Lamanya waktu pengisian dapat dihitung dengan membagi kapasitas baterai (2500 mAh) dengan arus pengisian (500 mA), sehingga: 2500 : 500 = 5 jam

Tersedia beberapa charger dengan fitur tambahan:
Ø  Quick, charger berkapasitas arus di atas 500 mA
Ø  Smart, charger dengan saklar otomatis yang akan memutuskan arus setelah baterai penuh. Fitur ini dapat memperpanjang usia pakai baterai
Ø  Refresh, fitur yang akan menguras sisa energi dalam baterai sebelum mengisinya kembali. Fitur ini mencegah baterai drop sebelum waktunya

  Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Tuesday, July 26, 2011

Materi Fotografi Saat Seminar n Qulyah

Materi Fotografi Saat Seminar n Qulyah

Materi-materi yg dbhas dlm seminar n Qulyah fotografi ni scara gris bsr a/ antara lain:

1. Teknik dasar fotografi 
(image quality, white balance, focus, exposure (apperture, shutter speed, metering), flash, histogram).

2. Fotografi dasar 
(angle, composition (rule of third, dead centre, perspective, line, frame, pattern, reflection), techniques (panning, zooming)).


Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Thursday, June 16, 2011

Senyum Estetika - Fotografi


Thanks to: neng dini'DL'
Hadirnya dunia fotografi dri manual hingga digital mrupakn wacana yg pnjng dlm evolusinya. Sdngkn revolusi fotografi digital jg tdk sertamerta lngsung meniadakan dunia fotografi analog, namun hdirnya kmudahn pd era fotografi digital mnjdi alternatif untuk dpt diaplikasikn dlm mncapai nilai-nilai estetika.


Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Obyek y9 Palin9 Serin9 diPotret


Salah satu obyek yang paling sering dipotret adalah manusia. Ketika berwisata bersama keluarga, sekedar kumpul bareng teman, atau ketika lulus kuliah, kamera menjadi alat utama untuk mengabadikan saat-saat kenangan. Di dinding rumah pun bisa jadi foto manusia yang banyak dipajang, dalam bentuk foto keluarga di studio atau reuni teman-teman sekampus. 


Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Monday, June 13, 2011

Daftar Ukuran Kertas Foto - Laboratorium Foto

Daftar ukuran kertas foto yang biasanya dipakai di laboratorium foto:

 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com
  • 2R = 6 x 9 cm
  • 3R = 8,9 x 12,7 cm
  • 4R = 10,2 x 15,2 cm
  • 5R = 12,7 x 17,8 cm
  • 6R = 15,2 x 20,3 cm
  • 8R = 20,3 x 25,4 cm
  • 8R Plus = 20,3 x 30,5 cm
  • 10R = 25,4 x 30,5 cm 
  • 10R Plus = 25,4 x 38,1 cm     
  • panduan perhitungan cetak foto sesuai mesin  

Mencetak Hasil Foto Kamera Digital

Mencetak Hasil Foto Kamera Digital
Sebelumnya ingin memperjelas dulu tentang masalah yang sering terjadi, yaitu:
  • Besar resolusi yaitu 1280x960 (1MegaPixel), 1600x1200 (2 MP ), 3MP maupun 4MP dan lain-lain itu adalah menandakan banyaknya titik yang ada dalam gambar tersebut. Semisal foto dengan resolusi 1600x1200 berarti ada 1600 titik di horizontal dan 1200 titik di vertikal.
  • Densitas foto 72 dpi, 180 dpi, maupun 300 dpi (terlihat pada EXIF data yang menempel pada foto yang bersangkutan) itu menandakan tingkat kerapatan dari titik-titik tersebut dalam suatu satuan ukuran inch (dot per inch). Misalnya kita selama ini mendengar ada printer berkemampuan cetak dengan densitas 300dpi, 600dpi, 1200dpi, maupun 4800dpi. Contoh printer dengan kemampuan densitas 4800dpi itu berarti bisa mencetak sebanyak 4800 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm), begitu juga dengan printer berkemampuan densitas 300dpi berarti hanya bisa mencetak 300 titik sepanjang garis 1 inch (2,54cm).
Terkait dengan hal-hal diatas, maka kita patut mengetahui juga bahwa mesin cetak foto itu biasanya berkemampuan densitas 300dpi sehingga kita akhirnya sering memakai patokan ini sebagai standard densitas minimum yang diperlukan baik untuk mencetak di laboratorium foto ataupun dengan printer sendiri.

Berikut daftar ukuran kertas foto yang biasanya dipakai di laboratorium foto:
  • 2R = 6 x 9 cm
  • 3R = 8,9 x 12,7 cm
  • 4R = 10,2 x 15,2 cm
  • 5R = 12,7 x 17,8 cm
  • 6R = 15,2 x 20,3 cm
  • 8R = 20,3 x 25,4 cm
  • 8R Plus = 20,3 x 30,5 cm
  • 10R = 25,4 x 30,5 cm
  • 10R Plus = 25,4 x 38,1 cm
Kita akan mengambil contoh salah satu ukuran yang biasa dipakai yaitu 4R dalam hal ini, yaitu:
10,2x15,2cm
(10,2cm : 2,54) x 300dpi = 1204 titik atau pixel,
(15,2cm : 2,54) x 300dpi = 1795 titik atau pixel.
Dengan ini berarti kita mengetahui bahwa resolusi minimum yang dibutuhkan untuk mencetak 4R adalah 1795x1204 pixel.

Dalam hal ini berarti boleh dikatakan bahwa resolusi kamera digital yang mendekati ukuran tersebut mungkin adalah 2MP yaitu 1600x1200. Tetapi harus diingat bahwa adanya perbedaan rasio panjang lebar antara file kamera digital (4:3) dengan standar kertas foto (3:2) itu biasanya berakibat terjadinya cropping (pemotongan) pada samping2 foto karena laboratorium foto itu biasanya melakukan sedikit peregangan secara otomatis pada file
-file yang bersangkutan, misalnya foto dengan resolusi 1600x1200 akan diperbesar menjadi 1795x1346 untuk memenuhi ukuran frame minimal dari 4R untuk kemudian dicropping lagi sehingga bagian yang tercetak itu tetap beresolusi 1795x1204.

Ada beberapa kasus dimana ada yang berhasil melakukan pencetakan dengan ukuran 8R hanya dengan kamera 2MP ataupun juga mungkin bisa 10R. Dalam hal ini kita harus melihat lagi beberapa hal yaitu:
  1. Kompleksitas dari gambar yang diambil, misalnya gambar-gambar dokumentasi orang tentunya jauh berbeda tingkat detailnya dibandingkan dengan gambar pemandangan alam misalnya pada waktu sunrise. Dalam hal ini gambar orang biasanya lebih mudah untuk diperbesar dibandingkan dengan gambar pemandangan alam. Perkecualian jikalau foto dokumentasi lebih dari 15orang ataupun satu orang tetapi ingin menampilkan detail urat muka yang pada dasarnya juga berarti kompleksitas gambar cukup tinggi.
  2. Tingkat kompresi dari gambar yang dipakai (dengan ACDSee biasanya terlihat dengan click kanan properties, bagian file, di compression ratio). Biasanya file-file yang berpotensi dan bisa dicetak jauh lebih besar dari ukuran yang direkomendasikan itu file-file dengan tingkat kompresi antara 5 - 10. Lebih dari itu, biasanya sulit sekali untuk meningkatkan ukuran gambar.
  3. Ada beberapa kamera yang menyediakan mode RAW dan juga mode TIFF pada hasil akhir gambar yang ditangkap, dalam hal RAW file dan TIFF file itu tidak terdapat kompresi sama sekali sehingga sangat dimungkinkan untuk melakukan resize ulang untuk melakukan cetak pada ukuran lebih besar.
Dari 3 hal diatas, (dari pengalaman pribadi) juga bisa dilakukan cetak pada 10R maupun 12R dengan kamera 4MP meskipun secara perhitungan tidak memungkinkan untuk melakukan pencetakan tersebut. Dalam hal ini kita bisa melakukan test sederhana apakah file yang bersangkutan masih bisa untuk dicetak pada ukuran yang bersangkutan atau tidak dengan cara melakukan image resize pada photoshop dan kemudian melihat apakah detail-detail tersebut masih bisa terlihat.
Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Semoga artikel berikut ini berguna sebagai panduan dalam melakukan pencetakan foto dari kamera digital. Di bawah ini terdapat daftar acuan praktis untuk pencetakan foto yang diinginkan beserta resolusi yang dibutuhkan.
  • 3R = 8,9 x 12,7cm @300 dpi = 1051x1500 pixel
  • 4R = 10,2 x 15,2cm @300 dpi = 1205x1795 pixel
  • 5R = 12,7 x 17,8cm @300 dpi = 1500x2102 pixel
  • 6R = 15,2 x 21,6cm @300 dpi = 1795x2551 pixel
  • 8R = 20,3 x 25,4cm @300 dpi = 2398x3000 pixel
  • 8R Plus = 20,3 x 30,5cm @300 dpi = 2398x3602 pixel
  • 10R = 25,4 x 30,5cm @300 dpi = 3000x3602 pixel
  • 10R Plus = 25,4 x 38,1cm @300 dpi = 3000 x 4500 pixel 

Saturday, June 11, 2011

Warna sebagai media komunikasi - fotografi

Warna sebagai media komunikasi by n9n
Terungkap Sejak Masa eS-eM-A class satu pelajaran Seni..... eS-eM-A (Blok-M) brebes...... blue n white
Banyak cara digunakan manusia untuk berkomunikasi atau mengemukakan apa yang ingin disampaikan kepada orang lain. Berbicara/ kata-kata, gambar, simbol, tulisan, bahasa isyarat dll, merupakan sarana untuk berkomunikasi antar manusia. Namun, manusia mempunyai cara lain yang unik untuk berkomunikasi, sesuai dengan budaya masing-masing. Misalnya bunga sering dipakai untuk mengekspresikan suatu perasaan cinta dan kasih sayang Demikian juga dengan warna sering dipakai untuk mencerminkan sesuatu arti tersirat yang ingin dikomunikasikan.
Warna yang disukai seseorang, sering dipakai untuk mengidentifikasi kepribadian dan suasana hatinya. Warna suram, menunjukkan hati yang sedang berduka. Warna cerah menunjukkan hati sukacita. Warna lembut menunjukkan kedamaian, dan ketenangan. Warna biasa digolongkan menjadi warna hangat dan warna dingin. Sebagai contoh, warna merah dan kuning termasuk dalam kategori hangat, sedangkan hijau dan biru muda termasuk kategori dingin. Ungu dapat termasuk kategori hangat maupun dingin tergantung pada rona warnanya. Kategori warna ini dapat menimbulkan kesan tertentu terhadap bentuk tubuh. Bentuk tubuh yang gemuk dan berat akan tampak lebih kurus jika mengenakan pakaian-pakaian dengan warna dingin. Sedangkan bentuk tubuh yang kurus, akan tampak lebih gemuk jika mengenakan warna-warna panas.
Budaya berpakaian yang dikenakan bangsa-bangsa pada saat-saat tertentu, juga sering dikaitkan dengan arti dari warna-warna yang ada. Pengantin Cina pada masa lampau, selalu mengenakan pakaian pengantin warna merah, menandakan kebahagiaan perkawinan. Para tamu diharapkan juga mengenakan pakaian yang berwarna kemerahan jika diundang dalam suatu pesta. Pada masa kini, justru di banyak negara, pengantin wanita mengenakan pakaian pengantin berwarna putih, yang menandakan kebahagiaan.
Warna-warna juga sering dipakai untuk mewarnai perayaan-perayaan tertentu. Warna merah muda dan merah tua merupakan kode warna valentine. Warna merah, hijau, putih mendominasi perayaan natal. Paskah ditandai dengan warna kuning. Lebaran diwarnai dengan nuansa hijau dan kuning. Beberapa warna dibawah ini, menunjukkan arti yang terkandung didalamnya.
Warna hitam adalah lambang kematian. Kebanyakan bangsa-bangsa di dunia mengenakan pakaian warna hitam pada waktu upacara kematian. Warna kuning sering dipakai untuk lambang ilmu pengetahuan. Hijau adalah lambang dari kedokteran. Merah muda mewakili musik serta cinta. Biru muda berarti pendidikan. Ungu mewakili hukum. Warna-warna juga sering dipakai untuk mewarnai perayaan-perayaan tertentu. Warna merah muda dan merah tua merupakan warna valentine. Warna merah, hijau, putih mendominasi perayaan natal. Paskah ditandai dengan warna kuning. Lebaran diwarnai dengan nuansa hijau dan kuning.
 
Beberapa warna dibawah ini, menunjukkan arti yang terkandung didalamnya.
 
Tabel III.1
WARNA
ARTI
Merah
Kemasyhuran, asmara, sukses, kemenangan, keberanian, kebahagiaan.
Hijau
Kesuburan, keremajaan, penghargaan, kesegaran.
Ungu
Kesedihan, kesendirian, kebangsawanan.
Biru
Kesetiaan, renungan, ketenangan, kebenaran, idealisme tinggi.
Merah Muda
Cinta yang lembut, kasih anak (perempuan), kasih sayang
Biru Muda
Kasih anak (laki-laki)
Emas
Keagungan
Hitam
Kesucian, kejujuran, damai, kematian, ketidakbahagiaan.
Putih
Suci, jujur, kebahagiaan.
Kuning
Kerajaan, kebencian, iri hati.
 
Sumber : Krisnawati, Christina, Terapi Warna dalam Kesehatan, Curiosita, Yogyakarta , 2005
 
 Warna dapat menenangkan, menentaramkan dan membuat kita santai; mereka dapat membangkitkan energi, membuat kita aktif dan menyegarkan. Warna-warni dapat menyembuhkan, menambah semangat, memulihkan dan menyeimbangkan. Warna-warni bicara kepada mereka yang siap mendengarkan.
Hubungan antara prefensi warna dengan kepribadian, bisa dilihat dari warna-warna dominan. Misalnya orang yang senang warna cerah biasanya orangnya energik dan tampak selalu ceria. Tapi, kurang tepat juga menilai kepribadian seseorang karena warna favoritnya. Sifat manusia banyak sekali. Seorang individu bisa saja punya sifat terbuka, tapi tak semua orang hanya ke orang terdekatnya saja.
Berikut adalah uraian tentang arti dan respon psikologinnya menurut Max Luscher, seorang psikolog asal Swiss. 
 
Hitam
Warna hitam adalah lambang kematian. Kebanyakan bangsa-bangsa di dunia mengenakan pakaian warna hitam pada waktu upacara kematian. Hitam sendiri mempunyai tafsir yang sangat banyak karena warna ini merupakan kombinasi dari semua warna. Yang paling umum dari pemaknaan warna hitam adalah kesan misterius. Dalam film-film fiksi sosok hantu, penyihir, dan mahkluk jadi-jadian sering digambarkan dengan kostum dan atribut yang serba hitam.  
Respon Psikologi: Power, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan.  

Jingga
Warna jingga cocok untuk meningkatkan komunikasi karena membawa keceriaan, kegembiraan kreativitas, ambisi dan rasa humor. Selain itu warna jingga juga memberikan rasa hangat dan menciptakan atmosfir yang akrab pada ruangan. Karena sifatnya tadi, warna jingga akan cocok jika digunakan diruang keluarga atau gang dalam rumah untuk memberikan rasa hangat dan akrab. Dapur dan ruang makan kita juga cocok jika diberi warna jingga karena bisa membangkitkan selera.
Warna jingga di ruang kerja bisa meningkatkan kreativitas dan semangat kerja. Konsentrasi juga bisa ditingkatkan dengan warna jingga menjadi warna utama di ruang belajar. Warna jingga juga bermanfaat bagi ibu menyusui karena meningkatkan produksi air susu. Namun patut diperhatikan pemakaian warna jingga yang berlebihan justru bisa menyebabkan perilaku yang tidak bertanggung jawab, rasa resah dan gelisah.  
Respon Psikologi: Energy, Keseimbangan, Kehangatan.  

Cokelat
Warna cokelat adalah warna yang kesannya paling dekat dengan bumi sehingga membuat kita merasa dekat. Cokelat bisa menjadi sumber energi yang konstan, serta membuat kita merasa kuat. Warna ini mewakili rasa aman, komitmen dan kepercayaan. Coklat juga memberikan rasa hangat dan nyaman. Karena sifatnya yang membumi, warna coklat sangat cocok digunakan di ruang keluarga. Namun agar tidak berkesan gelap, kita mesti mengkombinasikan warna coklat dengan perabotan yang berwarna terang.
Daerah pintu masuk, juga sangat tepat jika diberi warna coklat karena memberi kesan menyambut. Warna coklat juga menimbulkan kesan kepercayaan dan komitmen. Ruang kerja juga cocok dengan warna coklat. Suasana hati bisa menjadi lebih tenang karena warna coklat memberikan efek aman dan kuat.  
Respon Psikologi: Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan.  

Ungu
Warna ungu mempunyai efek tenang dan menyejukkan. Seringkali dikaitkan dengan kesan yang berhubungan tentang wawasan yang luas, martabat, kehormatan, intuisi, dan sejahtera bahkan kesan anggun. Pengaruh warna ini dapat menginspirasikan pikiran dan membuat hati lebih tenang. Karena sifatnya yang tenang dan menyejukkan, ruang kerja dan ruang tidur sangat cocok jika diberi warna ungu. Sebaliknya warna ungu tidak tepat untuk ruang tempat beraktivitas. Yang unik, warna ungu sangat cocok untuk Anda yang sedang menjalani program diet karena mampu mengurangi rasa lapar. Warna ungu juga cocok untuk mengontrol rasa marah dan bisa meringankan suasana hati.  
Respon Psikologi: Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan.  

Biru
Warna biru sering diasosiasikan sebagai warna yang melambangkan kejujuran, kesetiaan, harapan dan harmoni. Cinta, spiritualisme, perlindungan dan kecantikan juga diwakili oleh warna ini. Kesan yang bisa didapat dari penggunaan warna biru dirumah adalah ketenangan, ketentraman dan kenyamanan. Sehingga efeknya dapat memperlambat denyut jantung, menurunkan tekanan darah, menghapus stress, dan membuat kita dapat bernafas lebih dalam.
Selain itu, warna ini juga memperluas imajinasi dan memperlancar komunikasi antar penghuni rumah. Karena sifatnya yang nyaman dan bisa melancarkan komunikasi, warna biru sesuai untuk diterapkan di ruang keluarga dan kamar tidur. Selain tidur akan terasa lebih nyenyak, perbincangan dengan pasanganpun akan terasa lebih lancar dan tenang. Namun bila penggunaan warna biru berlebihan kita malah bisa kesulitan bangun dipagi hari. Selain itu, terlalu banyak warna biru bisa menimbulkan rasa malas dan terisolasi. Meski demikian penggunaan warna biru yang tepat bisa menghapus stress dan menenangkan suasana hati, biru bisa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit.  
Respon Psikologi: Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehknologi, Kebersihan, Keteraturan.  

Hijau
Warna hijau sering kali diartikan dengan kehidupan, kesuburan, alamiah dan perlindungan. Warna hijau diasosiasikan dengan obyek-obyek natural seperti tumbuhan. Hijau sendiri mampu memberikan efek sejuk pada mata seperti halnya warna biru dan putih. Hijau identik dengan warna modern (dipopulerkan oleh film ”Matrix”), sangat mampu dalam menguatkan kesan futuristik dan kecanggihan teknologi.  
Respon Psikologi: Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan.  

Kuning
Yang paling dominan dari warna kuning adalah sifatnya yang ”mencolok”, oleh karena itu kuning sangat identik dengan makna-makna kemulyaan, kemasyuran, kepercayaan diri. Kuning diasosiasikan matahari sehingga sering juga diartikan sebagai keindahan, kehangatan, dan ilmu pengetahuan  
Respon Psikologi: Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidakjujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan.
 
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com

Friday, June 3, 2011

KAMERA DIGITAL Fotografer

KAMERA DIGITAL
Perkembangan abad ini ditandai dengan hadirnya zaman yang disebut kultur era digital, yaitu terjadi evolusi perubahan teknologi dari media analog ke media digital. Pada era digital media pengolahan dan penyimpanan ditransformasikan dalam bentuk data biner ‘binary data’, berupa kode-kode metrik keangkaan yang bersifat vitual namun dapat menyimpan berbagai formulasi, dijalankan melalui perintah ‘program/ software’ berbentuk metadata komputerisasi yang menyimpan berbagai informasi akurat. Pada awalnya, formasi digital ditujukan untuk sistem komputasi (computerize) pada komputer analis ‘analyze computer’ dan desktop komputer ‘desktop publishing’, namun selanjutnya berkembang pada system komputerisasi dunia fotografi dan video.

(lokasi: Pasir Putih - Nusakambangan)
Fotografi digital merupakan perpanjangan dari ranah fotografi analog, bila pada fotografi analog penyimpanan gambar ‘latent’ ditampung pada klise ‘negatif film’ yang terbuat dari gulungan pita plastik yang dilapisi bahan kimia (celluloid), namun pada fotografi digital gambar diterima melalui sensor elektronik yang disebut CCD (Charge Coupled Device) atau CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) kemudian gambar disimpan pada virtual memori ‘memory chip’. Selanjutnya, bila pada fotografi analog/seluloid proses pemunculan gambar melalui pengembangan bayangan tersembunyi di negatif film klise dengan proses cuci-cetak (proses kamar gelap), pada fotografi digital, gambar langsung bisa dimunculkan secara komputerisasi melalui layar LCD (Liquid Crystal Display), yaitu proses memanggil kembali informasi metadata virtual yang tersimpan dalam memory, atau langsung dicetak sesuai kebutuhan dan ukuran tanpa harus melalui pemrosesan pada kamar gelap.

Sederet kelebihan yang dimiliki oleh teknologi fotografi digital dibanding fotografi analog, membawa kemudahan pada aplikasinya, salah satu implementasinya, yaitu pada dunia keindahan. Hadirnya fotografi sekarang ini sangat menunjang sekali bagi kultur estetis, di antaranya sebagai ilmu secara langsung tentang teknologinya atau fotografi digital diberdayakan
sebagai media untuk menyampaikan informasi yang tidak meninggalkan aspek estetika. Pada zaman dahulu apabila menjelaskan suatu bidang ilmu misalnya, informasi tentang binatang, ilustrasi pendukungnya biasanya menggunakan gambaran manual dengan tangan, namun dengan hadirnya fotografi digital gambar-gambar yang asli langsung dapat diambil melalui bantuan kamera digital yang selanjutnya bias digunakan sebagai ilustrasi visual.

Struktur fotografi digital berbeda dengan fotografi analog. Adapun proses kerja pada fotografi digital, yaitu perangkat lensa, perangkat sensor dengan ukuran pixel, media penyimpanan berupa memory. Lensa merupakan elemen yang tidak dapat dipisahkan dari kamera, apa pun jenis kamera baik analog atau digital lensa adalah bagian yang paling utama, lensa pada kamera berfungsi sebagai mata. Sensor berfungsi sebagai pengganti film/klise, yaitu menerima bayangan gambar yang ditangkap oleh lensa, semakin tinggi pixel-nya ‘mega pixelnya’ semakin bagus hasilnya gambarnya. Kemudian, memory adalah tempat atau media penyimpanan data gambar virtual yang diterima oleh sensor. Singkatnya, proses kerja fotografi digital, yaitu lensa menangkap objek yang diteruskan ke sensor kemudian sensor memindahkan gambar yang diterima ke memory. Adapun media penyimpanan yang berupa memori ‘memory card/ secure disk’ sangat banyak jenisnya tergantung jenis dan merek kamera digital yang dipakai (misalnya CF: Compact Flash, MMC: Multi Media Card, Memory Stick, SD card, dll).

Bila pada fotografi analog penyimpanan gambar direkam pada klise ‘negatif film’ dengan berbagai format ukuran, dalam fotografi digital, data gambar yang diterima oleh sensor juga direkam dalam berbagai format ekstensi ‘file extension’ pada umumnya jenis ekstensi yang dipakai, yaitu JPEG (Joint Photographic Experts Group), BMP (Bitmap), TIFF, RAW. Penggunaan jenis ekstensi file format itu tergantung kebutuhan, apabila hasil pemotretan akan dicetak atau direproduksi dengan ukuran besar maka yang dipakai adalah jenis TIFF atau RAW, bisa juga ekstensi JPEG dengan mengatur untuk kualitas gambar yang terbaik. Gambar yang telah direkam melalui sensor serta disimpan pada memory kemudian bisa langsung dicetak, atau melalui proses penyuntingan editing gambar dengan komputer menggunakan perangkat olah gambar software , misalnya Adobe Photoshop, Paint Shop Pro, Photo Styler, Corel Photopaint, Ulead Photo Studio, ACDSee, CPAC Imaging Pro, dll. Proses pengolah melalui software itu umumnya disebut dengan digital imaging . Melalui proses editing menggunakan software gambar dapat diubah sesuai dengan keinginan, misalnya yang cantik jadi jelek, yang jelek jadi cantik. Dalam dunia fotografi digital, semua serba mungkin, artinya gambar dapat diolah hinggadimanipulasi. Maka jangan heran bila ada gambar foto-foto yang menghebohkan, dan kita harus mencurigai apakah itu asli atau hasil dari rekayasa digital.

 Salam Kekuatan Berawal Dari Hati bayoete.blogspot.com